Mozambik Dilanda Banjir, Warga Bertahan di Atap Rumah dan Pepohonan

24 January 2026 09:35

Maputo: Banjir dahsyat melumpuhkan sebagian besar wilayah Mozambik. Ribuan warga terjebak di daerah-daerah yang kini terisolasi total.

Sejak Kamis, 22 Januari 2026, waktu setempat, tim penyelamat mulai mengevakuasi warga menggunakan helikopter dan perahu motor dari lokasi bencana. Para korban selamat ditemukan dalam kondisi memprihatinkan setelah berhari-hari bertahan di atas atap rumah maupun pepohonan untuk menghindari arus air.

Warga yang berhasil dievakuasi segera mendapatkan perawatan medis darurat, makanan, serta pakaian bersih dari tim kemanusiaan di posko kesehatan.

 

Koordinator tim penyelamat, Rodrigo Rocha, menyatakan bahwa operasi besar ini melibatkan kerja sama militer, relawan, hingga bantuan layanan penyelamatan dari Afrika Selatan. Meskipun situasi di lapangan masih sangat kacau, lebih dari 3 ribu orang dilaporkan telah berhasil diselamatkan dari zona bahaya.

Data terbaru dari pemerintah menunjukkan dampak kerusakan yang sangat luas di wilayah Maputo, Gaza, serta Sofala dengan lebih dari 644 warga terdampak langsung. Selain menyebabkan kerusakan infrastruktur, bencana ini juga telah menelan sedikitnya 52 korban jiwa yang terkonfirmasi meninggal dunia.

Hingga saat ini, sekitar 72 ribu unit rumah warga dilaporkan masih terendam banjir dan belum bisa ditinggali kembali.

(Aulia Rahmani Hanifa)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)