Indonesia Air Transport Akui Ada Gangguan Mesin Pesawat ATR 42-500 Sebelum Jatuh

19 January 2026 19:05

Jakarta: Manajemen Indonesia Air Transport (IAT) mengakui pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak dan jatuh di puncak Bulusaraung sempat mengalami gangguan teknis pada mesin beberapa hari sebelum jatuh. Informasi tersebut disampaikan Direktur Operasional IAT, Kapten Edwin, dalam keterangan pers di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Sulawesi Selatan, pekan lalu.

Kapten Edwin menjelaskan, gangguan mesin tersebut terjadi dua hari sebelum pesawat dinyatakan hilang kontak dan mengalami kecelakaan. Menurutnya, setelah masalah terdeteksi, tim engineering IAT langsung melakukan perbaikan sesuai prosedur teknis yang berlaku. Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, pesawat dinyatakan layak terbang.
 



Usai perbaikan, pesawat sempat dioperasikan untuk penerbangan dengan rute Halim Perdanakusuma menuju Semarang dan Yogyakarta. Pada penerbangan tersebut, pesawat dilaporkan dalam kondisi normal tanpa kendala teknis.

Manajemen menegaskan seluruh perbaikan yang dilakukan bersifat minor. Seluruhnya telah diselesaikan sebelum pesawat kembali dioperasikan.

(Farouq Faza Bagjawan Alnanto)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)