Isu Santunan Rp500 Ribu Beredar, Keluarga Korban KM Virgo: Kami Tak Butuh Uang

Mahmud Fauzi • 21 September 2026 17:33

Surabaya: Isu santunan sebesar Rp500 ribu bagi keluarga korban KMP Virgo Transport 8 mencuat di tengah proses pencarian. Keluarga korban menegaskan fokus utama mereka saat ini adalah mendapatkan kepastian mengenai keberadaan anggota keluarga yang masih belum ditemukan.

Salah satu keluarga korban, Fredy Manuhua, yang masih berada di Posko Terpadu Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, mengatakan dirinya datang ke posko bukan untuk memikirkan persoalan santunan. Ia datang untuk mendapatkan informasi mengenai adiknya, Steviansyah, yang hingga kini belum ditemukan.

“Saya datang ke sini hanya untuk adik saya, saya tidak memerlukan uang santunan. Uang apa itu, bukan hak saya. Yang menjadi kewajiban saya adalah adik saya,” ujar Fredy.
 



Sebelumnya, informasi mengenai santunan Rp500 ribu bagi keluarga korban menjadi perbincangan. Dalam bahan yang disampaikan, sejumlah pihak disebut telah membantah informasi tersebut sebagai hoaks. Fredy mengatakan, sebagai saudara kandung, dirinya merasa memiliki kewajiban untuk mendapatkan informasi sekecil apa pun mengenai keberadaan adiknya.

“Ketemu ya. Iya, itu adik. Saya harus ketemu itu saudara kandung saya, dan saya berkewajiban untuk dapat info tentang dia sedikit pun, sekecil apa pun saya harus dapat,” katanya.

Menurut Fredy, kepastian mengenai nasib korban menjadi hal yang lebih utama dibandingkan persoalan santunan. Ia berharap operasi pencarian dapat menemukan adiknya dalam kondisi selamat. Namun, jika Steviansyah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Fredy mengatakan keluarga ingin memberikan pemakaman yang layak.

“Dan pastinya saya ingin adik saya ketemu, saya bisa makamkan secara layak jika memang sudah tidak bernyawa,” ucapnya.

Fredy juga menyoroti isu santunan tersebut apabila informasi itu benar. Ia menegaskan persoalan yang dihadapi keluarga menyangkut nyawa dan keberadaan anggota keluarga yang hingga kini masih dalam pencarian.

“Karena ini urusannya nyawa, bukan sampah adik saya itu. Dan penilaian seperti itu, kalau memang benar ada seperti itu, merendahkan sekali, meremehkan sekali,” tegas Fredy.

Hingga kini, keluarga korban masih menunggu perkembangan pencarian KMP Virgo Transport 8. Mereka berharap operasi pencarian dapat segera memberikan kepastian mengenai nasib anggota keluarga yang masih belum ditemukan.

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X