Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah AK Al-Sattari, melakukan kunjungan langsung ke rumah duka almarhum Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar di Cimahi, Jawa Barat, untuk menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya prajurit TNI tersebut dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon Selatan.
Dalam kunjungan ini, Dubes Al-Sattari didampingi oleh rombongan Kedutaan Besar Palestina, perwakilan lembaga kemanusiaan, serta mahasiswa Palestina yang menempuh studi di Universitas Pertahanan (Unhan). Kehadiran mereka disambut hangat oleh keluarga almarhum yang tengah berduka.
Dubes Al-Sattari menegaskan bahwa kehadirannya membawa amanat langsung dari Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, serta seluruh rakyat Palestina yang merasa senasib sepenanggungan dengan bangsa Indonesia. Ia menyebut Kapten Zulmi sebagai bagian dari putra terbaik Palestina yang wafat dalam keadaan syahid.
"Kami menyampaikan takziah atas nama Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan bangsa Palestina. Putra putri Indonesia juga merupakan bagian dari putra putri kami. Hari ini merupakan hari yang sedih bagi segenap bangsa Indonesia dan juga hari yang bersedih bagi rakyat Palestina," ujar Abdulfattah AK Al-Sattari.
Sebagai bentuk penghormatan spiritual tertinggi, pihak Kedutaan Besar menyampaikan bahwa rakyat Palestina di wilayah pendudukan akan melaksanakan Salat Ghaib untuk mendoakan almarhum. Rangkaian salat berjamaah ini akan digelar di sejumlah masjid di Palestina, termasuk di tempat suci ketiga umat Islam, Masjid Al-Aqsa.