Sambangi KPK, Menko Airlangga Bahas Rencana Pembelian Pesawat dan Energi dari AS

15 January 2026 17:01

Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan langkah strategis untuk melakukan pengadaan energi dan pesawat terbang dari Amerika Serikat. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah sedang menggodok dua Peraturan Presiden (Perpres) sebagai payung hukum kerja sama tersebut.

Kedua regulasi tersebut akan mengatur mekanisme pembelian energi oleh PT Pertamina (Persero) serta pengadaan armada pesawat baru bagi maskapai nasional Garuda Indonesia.

Dalam penyusunan Perpres ini, Airlangga menekankan pentingnya poin-poin penilaian risiko (risk assessment). Masukan terkait risiko bisnis ini bertujuan agar proses pengadaan berjalan transparan dan akuntabel, terutama mengingat nilai transaksinya yang besar.
 

Baca juga: Mau Bikin BUMN Tekstil Baru, Pemerintah Siapkan Dana USD6 Miliar

Salah satu fokus utama dalam penilaian risiko tersebut adalah pencegahan praktik korupsi dalam mekanisme proses pembelian energi. "Masukan-masukan mengenai risk assessment nanti melengkapi Perpres yang sedang dibuat," ujar Airlangga.

Di sisi lain, Airlangga enggan berkomentar banyak saat ditanya mengenai kasus dugaan suap pajak di lingkungan Kementerian Keuangan yang saat ini sedang diusut oleh KPK. Ia menegaskan bahwa isu tersebut sama sekali tidak dibahas dalam agenda pertemuan terkait pengadaan energi dan pesawat ini.

"Tidak kita bahas ya tadi ya. Silakan, sedang berproses," tuturnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)