29 November 2025 14:38
Jakarta: Jurnalis senior sekaligus pemerhati manajemen bencana, Prihadi, menegaskan pentingnya penguatan koordinasi, validasi data, dan pemanfaatan sistem peringatan dini (early warning system) untuk menghadapi potensi bencana yang diprediksi masih akan terjadi hingga Desember mendatang.
Menurut Prihadi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) selama ini telah menjalankan tugas pemantauan cuaca dan menyampaikan peringatan dini secara rutin dengan tingkat akurasi yang mencapai lebih dari 85 persen. Namun, tantangannya terletak pada bagaimana informasi tersebut diterjemahkan dan diterapkan oleh para pemangku kepentingan serta masyarakat.
Prihadi menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara pemerintah, media, dan masyarakat. Media, kata dia, memainkan peran besar dalam menyampaikan kondisi terkini di lapangan, termasuk melaporkan wilayah yang masih terisolasi atau belum tersentuh bantuan.
“Media itu penyambung lidah masyarakat. Informasi dari bawah ke atas penting untuk mempercepat bantuan, apalagi sumber daya BNPB, TNI, dan Polri sedang terbagi di banyak titik,” ujar Prihadi, dalam program Breaking News Metro TV, Sabtu, 29 November 2025.