Umat Konghucu di Bangka Gelar Tradisi Cuci Patung Jelang Imlek 2577

13 February 2026 20:32

Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada 17 Februari mendatang, umat Konghucu di Sungai Liat, Kabupaten Bangka, Bangka Belitung, mulai melaksanakan tradisi tahunan cuci patung di kelenteng. Ritual ini dilakukan sebagai simbol penyucian diri dan lingkungan sebelum memasuki tahun baru Imlek.

Sebelum prosesi pencucian dimulai, umat terlebih dahulu melaksanakan ibadah sembahyang sebagai bentuk penghormatan. Setelah itu, sebanyak lebih dari 24 patung dewa-dewi diturunkan satu persatu dari tempatnya untuk dimandikan.

Dalam tradisi ini, patung-patung tersebut dicuci menggunakan air yang dicampur dengan daun pacau dan daun suci. Penggunaan dedaunan ini bukan tanpa alasan; masyarakat setempat meyakini bahwa daun suci memiliki khasiat untuk menghilangkan kotoran serta mengusir roh jahat. Selain memandikan patung dewa, warga juga bergotong-royong membersihkan area altar dan seluruh lingkungan di sekitar kelenteng.
 

Baca juga: Umat Tionghoa di Banten Lakukan Tradisi Cuci Rupang di Vihara Jelang Imlek

Tradisi cuci patung ini merupakan bentuk penghormatan kepada para dewa dan leluhur yang disembah. Melalui ritual ini, diharapkan umat dapat memasuki tahun baru dalam keadaan suci dan bersih.

Perayaan Imlek di Sungai Liat tahun ini diprediksi akan berlangsung jauh lebih meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini seiring dengan adanya kebijakan dari Pemerintah Kabupaten Bangka yang memusatkan perayaan Imlek di Kawasan Pecinan dekat Kelenteng. Kemeriahan tersebut juga akan didukung oleh penyelenggaraan Festival Harmoni Ceria Imlek yang menambah semarak suasana perayaan Imlek di Bangka.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)