Pariwisata Labuan Bajo Kembali Normal Pascagempa

3 September 2026 18:13

Manggarai Barat: Aktivitas pariwisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, kembali normal setelah sempat terdampak gempa bumi yang mengguncang NTT pada 15 Agustus 2026.

Sejumlah destinasi wisata di Labuan Bajo, termasuk Taman Nasional Komodo, Puncak Waringin, dan Pulau Kelor, kini kembali dibuka dan mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.

mengatakan sempat muncul kekhawatiran dari wisatawan terkait potensi gempa susulan setelah gempa terjadi.

Namun, kondisi tersebut kini berangsur pulih. Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) memastikan aktivitas pariwisata, termasuk pelayaran yang mengangkut wisatawan, telah kembali berjalan normal.

“Untuk industri pariwisata di Labuan Bajo ini sudah kembali normal seperti sedia kala,” kata Reporter Metro TV Randi Al Faras dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Kamis 3 september 2026.

Pemulihan juga terlihat pada fasilitas kesehatan. RSUD Komodo yang sempat terdampak gempa kini berangsur pulih. Sejumlah pasien korban gempa yang sebelumnya dirawat juga telah kembali ke rumah masing-masing.

Di sektor pendidikan, sejumlah sekolah masih mengalami dampak gempa. Salah satunya MTsN 2 Manggarai Barat yang mengalami kerusakan pada sembilan ruang kelas.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat kini memfokuskan penanganan pada pemulihan sejumlah sarana dan prasarana yang terdampak gempa. Pendataan kerusakan rumah warga juga telah dilakukan sebagai dasar pemberian bantuan renovasi.

“Yang menjadi fokus dari pemerintah Kabupaten Manggarai Barat adalah untuk melakukan proses pemulihan pasca terjadinya gempa,” ujar Randi.

Bantuan logistik juga telah disalurkan kepada masyarakat terdampak. Bantuan berasal dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta sejumlah instansi lainnya untuk memenuhi kebutuhan warga selama berada di posko pengungsian.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X