12 May 2026 21:44
Harapan untuk mengakhiri konflik antara Amerika Serikat dan Iran kembali menemui jalan buntu. Presiden AS Donald Trump secara terbuka melabeli proposal perdamaian terbaru dari Teheran sebagai usulan yang "bodoh", sementara pihak Iran membalas dengan menyebut tuntutan Washington selalu tidak masuk akal.
Ketegangan ini terjadi di tengah rapuhnya kesepakatan gencatan senjata setelah kedua belah pihak terlibat aksi saling baku tembak di kawasan strategis Selat Hormuz dalam beberapa hari terakhir.
Trump Klaim Ambang Kemenangan Total
Berbicara dari Ruang Oval Gedung Putih, Presiden Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan memberikan ruang bagi Iran untuk memiliki senjata nuklir. Dengan nada provokatif, Trump mengejek strategi Iran dan memprediksi kemenangan militer total bagi negaranya.
"Mereka pikir saya akan bosan atau merasa tertekan, tapi tidak ada tekanan sama sekali. Secara teori, kita sudah meraih kemenangan total dari sudut pandang militer," ujar Donald Trump dikutip dari Metro Hari Ini, Metro TV, Selasa 12 Mei 2026.