Jelang KTT NATO Turki, 56 Ribu Personel Diterjunkan Amankan Ankara

7 July 2026 09:56

Ankara: Pemerintah Turki meningkatkan pengamanan di Ibu Kota Ankara menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO. Lebih dari 56 ribu personel diterjunkan untuk menjaga keamanan selama pertemuan para pemimpin negara anggota NATO berlangsung.

KTT NATO dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 7 Juli 2026, hingga Rabu, 8 Juli 2026. Ini menjadi kali kedua Turki menjadi tuan rumah KTT NATO.

Dikutip dari program Headline News Metro TV, Selasa, 7 Juli 2026, puluhan ribu personel pengamanan tersebar dipusatkan di  kawasan istana kepresidenan, pusat konvensi, dan hotel tempat para delegasi menginap. 

Pembatasan lalu lintas dan larangan aksi unjuk rasa juga diberlakukan di sejumlah titik strategis hingga berakhirnya KTT. KTT ini diperkirakan akan membahas peningkatan belanja pertahanan serta berbagai isu keamanan internasional.
 

 

Perkuat Solidaritas


Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan, bahwa KTT NATO akan menjadi wadah penting bagi negara-negara anggota untuk berbagi pengalaman dalam menghadapi tantangan keamanan global.

Pernyataan itu disampaikan Erdogan saat menghadiri jamuan makan siang bagi para ketua parlemen negara-negara anggota NATO di Istanbul, Senin, 29 Juni 2026.

Menurut Erdogan, Turki memiliki kemampuan dalam menangani berbagai krisis regional serta pengalaman panjang sebagai anggota NATO yang dapat dibagikan kepada negara-negara sekutu.

Dikutip dari media Anadolu Agency, ia mengatakan Turki terus meningkatkan anggaran pertahanan dan saat ini menjadi salah satu dari lima kontributor terbesar dalam misi dan operasi NATO, sejalan dengan komitmen yang disepakati pada KTT NATO 2025 di Den Haag.

Erdogan menilai kemampuan pencegahan NATO dan solidaritas antarsekutu menjadi semakin penting di tengah dinamika keamanan global saat ini.

Ia juga menyerukan pembentukan jaringan keamanan dan pertahanan yang "tanpa syarat" di seluruh kawasan NATO, mulai dari Texas di Amerika Serikat hingga Ankara.

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X