6 October 2020 09:06
Penduduk Desa Daganyi di barat daya Tiongkok merupakan bagian kecil dari kelompok etnis minoritas Yi, sekaligus studi kasus sukses dari kampanye anti-kemiskinan di Prefektur Liangshan, Provinsi Sichuan. Mereka mengundang wartawan ke Daganyi untuk menunjukkan bagaimana tradisi sebuah komunitas dilindungi, sementara pemerintah memberikan fasilitas jalan, listrik, air dan pendidikan yang lebih baik dalam bahasa nasional. Menurut Jia Azhe (50 tahun), warga desa tersebut masih mempertahankan bahasa daerahnya, sementara anak-anak mereka belajar bahasa Mandarin untuk memenuhi tuntutan tenaga kerja nasional.