Forum Pemred Gelar 'Run for Good Journalism', Tegaskan Komitmen Pers untuk Publik

18 October 2026 23:16

Forum Pemred Indonesia bersama Dewan Pers kembali menggelar ajang lari tahunan bertajuk Run for Good Journalism yang kini memasuki tahun keduanya. Mengusung tema "Pers untuk Publik", kegiatan ini diselenggarakan sekaligus dalam rangka memperingati ulang tahun ke-14 Forum Pemred Indonesia.

Ajang olahraga ini dibanjiri ratusan peserta yang berasal dari berbagai elemen masyarakat dan insan pers. Event ini dirancang sebagai sarana diplomasi publik guna mendekatkan komunitas pers dengan masyarakat di tengah tantangan maraknya disinformasi, badai hoaks, serta degradasi kepercayaan publik di era digital.

Selain mendekatkan pers dengan masyarakat, kegiatan lari ini menjadi simbol akselerasi bagi media konvensional untuk terus adaptif dan bergerak cepat dalam menghadapi persaingan dengan media sosial serta platform baru. Di sela-sela rangkaian acara, Dewan Pers bersama Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka turut menyerahkan santunan kepada keluarga korban lima jurnalis yang gugur saat menjalankan tugas jurnalistik.
 



Komunitas pers optimistis dapat kembali menguatkan kepercayaan masyarakat terhadap pers nasional melalui industri media yang sehat dan berintegritas. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengapresiasi penyelenggaraan ajang ini dan mengingatkan kembali marwah utama tugas jurnalistik.

"Sekarang kita apresiasi Forum Pemred dan selamat ulang tahun ke-14... Topik yang dipilih juga sangat kontekstual, Run for Good Journalism dan Journalism for Public. Jadi untuk jurnalis, mengingatkan diri kita bahwa pada ujungnya tugas-tugas jurnalistik adalah untuk kepentingan publik," kata Meutya Hafid, dikutip dari tayangan Top News Metro TV, Minggu, 18 Oktober 2026.

Ia juga menegaskan pentingnya penerapan kode etik jurnalistik serta proses check and recheck informasi sebelum disajikan kepada masyarakat.

"Dan yang kedua tentu dalam kerangka memberikan yang terbaik untuk publik, tentu memegang teguh kode etik jurnalistik. Jadinya semua berita, semua informasi jelas keabsahannya, sudah cross-check dan recheck begitu ya, sehingga informasi yang sampai ke publik betul-betul yang paling benar, paling akurat. Dan ini menjadi penting di tengah era misinformasi," lanjutnya.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X