NEWSTICKER

Konversi Kompor Gas ke Kompor Listrik, Untung atau Rugi?

20 September 2022 11:31

Metrotvnews.com - PT PLN menyatakan program konversi tabung gas elpiji 3 kilogram ke kompor induksi dapat menghemat APBN dengan harga keekonomian yang lebih rendah. Namun, warga menilai program tersebut dapat membebankan biaya listrik.

Berdasarkan data yang ada, kenaikan kuota subsidi tabung gas elpiji 3 kilogram dalam lima tahun terakhir selalu mengalami kenaikan. Dalam lima tahun terakhir terdapat kenaikan sebesar 1,55 Juta Metrik Ton, dari 6,45 menjadi 8 Juta Metrik Ton pada tahun ini. Dengan kata lain, subsidi tabung gas elpiji 3 kilogram 2022 mencapai Rp66,3 Triliun.

Gas elpiji masuk dalam dua teratas penggunaan energi terbesar di Indonesia, pada 2021 konsumsi gas elpiji mencapai 69,928 Barrel of Oil Equivalent (BOE). Hal ini menjadi alasan kuat pemerintah untuk mengkonversi kompor gas menjadi kompor induksi.

Namun, disisi lain sejumlah warga masih mempertimbangkan terkait wacana konversi kompor gas ke kompor induksi tersebut. Warga berharap pemerintah dapat mempertimbangkan kembali terhadap konversi tersebut. Karena menurutnya, sampai saat ini penyebaran listrik belum merata terutama di daerah pedesaan.

"Kalau memang dapat meringankan negara, tidak masalah asal bisa dipertanggungjawabkan. karena sekarang listrik sudah mahal, kalau nanti diganti kompor listrik, apakah biayanya akan bertambah." ujar salah satu warga, Dina.