22 August 2022 20:07
Gempa bumi dengan magnitudo 5,8 mengguncang Bali. Kepala Pusat Gempa & Tsunami BMKG, Daryono, menyebutkan bahwa gempa disebabkan karena adanya deformasi atau patahan di dalam lempeng Indo-Australia. Daryono juga menjelaskan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami.
"Penyebab gempa karena adanya deformasi atau patahan di dalam lempeng Indo-Australia," jelas Daryono, Senin (22/8/2022).
Daryono juga menjelaskan bahwa gempa susulan yang akan terjadi di Bali diperkirakan sangat kecil.
"Kalau titik dari intraslab atau patahan di dalam lempeng, meskipun kekuatannya cukup besar tetapi lazimnya intraslab itu tidak memiliki aktivitas susulan yang banyak," jelas Kepala Pusat Gempa & Tsunami BMKG, Daryono.