HUT ke-79 Korpasgat: KSAU Ingatkan Prajurit Bersiap Hadapi Perang Modern

18 October 2026 09:03

Langit Kota Bandung diwarnai dengan atraksi memukau dari pasukan paramotor yang mengibarkan bendera Merah Putih dan panji kebesaran Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat). Atraksi udara tersebut menjadi bagian dari rangkaian upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Korpasgat TNI Angkatan Udara yang dipusatkan di Markas Komando Kopasgat, Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu, 17 Oktober 2026. 

Upacara peringatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI M. Tonny Harjono. Dalam amanatnya, KSAU memberikan penekanan kuat mengenai urgensi kesiapan prajurit dalam menghadapi perubahan pola peperangan modern yang kini sangat bergantung pada kecanggihan teknologi.

KSAU mengingatkan bahwa disrupsi teknologi telah mengubah taktik tempur secara radikal. Peperangan yang sebelumnya didominasi oleh strategi dan kekuatan pengerahan massa di darat, kini telah bergeser ke arah pertempuran asimetris berteknologi tinggi.

"Kehadiran drone, sistem anti-drone, peperangan siber dan elektronika, serta taktik hibrida yang kita saksikan pada konflik modern telah mendisrupsi pertempuran konvensional darat saat ini," tegas Marsekal Tonny di hadapan para prajurit, dikutip dari Headline News, Metro TV, Minggu 18 Oktober 2026.
 



Ia menekankan bahwa tugas Korpasgat kini tidak lagi terbatas pada pertahanan pangkalan udara semata. Pasukan elite baret jingga ini merupakan ujung tombak operasi darat dan teritorial pertahanan udara yang harus selalu siaga diterjunkan sebagai pasukan penindak awal di titik-titik kritis, mulai dari pengamanan Ibu Kota Negara hingga landasan perintis di pelosok wilayah Papua.

Oleh karena itu, KSAU menegaskan bahwa pertumbuhan kuantitas organisasi dan penambahan satuan baru mutlak harus diimbangi dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Prajurit dituntut untuk terus beradaptasi, memperkuat kemampuan taktis, dan meningkatkan penguasaan teknologi militer.

Momen HUT ke-79 ini sekaligus menjadi ajang kilas balik untuk mengenang sejarah panjang Kopasgat yang lahir dari operasi lintas udara pertama dalam sejarah militer Indonesia. Tepat pada 17 Oktober 1947, sebanyak 13 prajurit melakukan penerjunan bersejarah di Kotawaringin, Kalimantan Tengah.

Semangat heroik para pendahulu tersebut terus menjadi landasan pengabdian prajurit Korpasgat hingga hari ini, yang terangkum dalam semboyan kebanggaan mereka: "Karmanye Vadikaraste Mafalesu Kadatjana" berarti menunaikan kewajiban tanpa pamrih.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X