Peserta ITB Ultra Marathon Meninggal, Penyelenggara Siapkan Evaluasi Keamanan

Metro TV • 19 October 2026 16:10

Bandung: Penyelenggara ITB Ultra Marathon menyatakan telah meningkatkan pengamanan dalam pelaksanaan lomba setelah seorang mahasiswa peserta, Muhammad Pasha, meninggal dunia saat mengikuti kategori Estafet Relay 16. Penyelenggara juga menyebut peserta telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan mendapat fasilitas GPS tracker untuk membantu pemantauan selama lomba.

Race Director ITB Ultra Marathon, Ahmad Shalahuddin, menyampaikan duka cita atas meninggalnya Pasha. Ia mengatakan penyelenggara telah meningkatkan aspek keamanan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.

“Kami tentunya sangat berduka di mana pada tahun ini sebenarnya kami justru meningkatkan beberapa kali lipat keamanan,” ujar Ahmad.
 



Ia menjelaskan, penyelenggara bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad) dan Yayasan AMP. Peserta juga mendapat fasilitas GPS tracker agar tim pendukung dan keluarga dapat memantau pergerakan mereka selama lomba.

Pasha merupakan mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan yang mengikuti kategori Estafet Relay 16 dalam ajang lari dengan rute Jakarta–Bandung sepanjang 180 kilometer. Pada kategori tersebut, ia dijadwalkan menempuh jarak 11,25 kilometer. Menurut keterangan penyelenggara, Pasha ditemukan warga di luar jalur lomba sekitar pukul 12.00 WIB setelah menempuh kurang lebih sembilan kilometer. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit dalam kondisi mengalami sesak napas.

Ahmad mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima penyelenggara, kondisi Pasha memburuk saat mendapatkan penanganan medis. Namun, penyebab pasti kematiannya belum dipastikan dalam keterangan yang disampaikan. Penyelenggara menyebut Pasha telah lolos pemeriksaan kesehatan dengan status hijau. Ia juga disebut aktif bermain voli dan telah menjalani latihan selama sekitar lima bulan sebelum lomba berlangsung.

Penyelenggara Pastikan Evaluasi

Penyelenggara menyatakan akan mengevaluasi pelaksanaan lomba, termasuk aspek keamanan dan penanganan peserta selama berlari. Mereka juga mengimbau peserta ajang lari untuk mengenali kondisi tubuh dan menyesuaikan aktivitas dengan kemampuan masing-masing.

Ahmad menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum dan berharap seluruh amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Penyelenggara juga menyatakan akan memastikan hak-hak almarhum dan keluarganya terpenuhi setelah peristiwa tersebut.

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X