28 January 2026 19:24
Banjir yang merendam Perumahan Periuk Damai, Kota Tangerang, Banten, kini mulai berangsur surut. Upaya penanganan banjir di lokasi ini terus dipercepat dengan mengoptimalkan penggunaan pompa air.
Memasuki hari keenam, ketinggian air dilaporkan telah turun hingga level 30 sentimeter. Sebanyak 10 unit pompa air dioperasikan secara penuh untuk menyedot genangan.
Seiring dengan surutnya air, warga RW 08 Perumahan Periuk Damai mulai kembali ke rumah masing-masing. Bersama petugas TNI, Polri, dan dinas terkait, mereka berjibaku membersihkan lingkungan dan rumah dari sisa endapan lumpur. Tercatat, sebanyak 268 Kepala Keluarga (KK) terdampak dalam peristiwa ini.
Baca Juga :
Salah satu warga terdampak, Aris, menjelaskan kondisi terkini di kediamannya. Meski air mulai surut, sisa banjir masih menjadi kendala utama.
"Untuk saat ini ketinggian air di dalam rumah masih sekitar sebetis orang dewasa. Rencananya hari ini saya akan membersihkan lumpur, sampah, serta merapikan lemari yang terguling. Sampah-sampah akan kami kumpulkan, nanti akan diangkut oleh petugas Dinas PUPR," ujar Aris.
Aris menuturkan, banyak perabotan rumah tangganya yang rusak karena tidak sempat diselamatkan saat air naik.
"Ada lemari, kasur, meja, dan kursi yang tertinggal di bawah, semuanya terendam," tambahnya.
Mewakili harapan warga, Aris meminta pemerintah segera mengambil langkah preventif jangka panjang, seperti penguatan tanggul di sekitar RW 08 dan pengerukan sungai.
"Harapannya sungainya dikeruk dan diperdalam lagi, biar aliran air kalinya lebih lancar," pungkasnya.
(Nada Nisrina)