Perbandingan Nutrisi Daging Kambing dan Sapi

28 May 2026 08:16

Jakarta: Di balik kelezatan sate dan juga gulai yang menggugah selera, daging kambing kerap dituding sebagai pemicu utama lonjakan kolesterol dan tekanan darah tinggi. Tapi pertanyaannya benarkah hewan ini layak jadi kambing hitam? Atau ini hanya ketakutan masyarakat selama ini berdasar pada mitos belaka?


Perbandingan nutrisi daging kambing dan sapi


Daging sapi per 100 gram punya kalori totalnya 217 kilokalori.  Kemudian proteinnya ada sekitar 26 gram dan lemaknya 12 gram dan besi 2 miligram. Tapi tergantung pada daging mana yang nanti Anda konsumsi.

Misal daging khas dalam alias tenderloin itu sekitar 160 kilokalori. Kalau sirloin bisa sampai 200 kilokalori. Kalau rib eye bagiannya bisa sampai lebih besar lagi di 280 kilokalori.
Jadi tergantung di bagian mana yang Anda makan.  Sedangkan kalau daging kambing dalam 100 gram itu ada 27 gram protein. Kalorinya juga bervariasi mulai dari 143 kilokalori sampai yang paling besar nanti ada sekitar kurang lebih 170 kilokalori. Kemudian lemaknya 3 gram dan juga zatusinya ada 3 miligram. 

Jadi kalau dibandingkan, daging kambing sebenarnya lebih unggul dalam hal kandungan zat besi dan juga rendah lemak jenuh yang bisa menjadi pilihan lebih baik untuk menjaga kesehatan jantung.

Kalau kita lihat lemak jenuhnya di daging kambing hanya 1 gram  sedangkan daging sapi mengandung 5 gram lemak jenuh. Tergantung dari bagian mana yang nanti akan Anda konsumsi. 

Kelebihan daging sapi-kambing


Daging sapi


Daging sapi itu ada sumber protein yang lengkap. Daging sapi kaya akan vitamin B12 dan juga zinc dan juga daging sapi itu mendukung pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh. 


Daging kambing


Kemudian kelebihan daging kambing yang pertama sudah pasti lemaknya lebih rendah. Kedua kaya zat besi dan yang ketiga adalah potensi risiko penyakit jantung yang lebih rendah. 

Tapi catatannya bahwa semuanya tergantung pada berapa banyak Anda mengonsumsi daging-daging tersebut, baik daging sapi maupun kambing, dan apakah ini dikonsumsi setiap hari secara terus menerus atau tidak. 


Tips konsumsi daging sapi dan kambing yang sehat


Karena saya yakin pasti di rumah sudah ada yang sudah menyiapkan daging sapi dan juga daging kambing untuk kita santap bersama dengan keluarga.

Yang pertama kita harus pilih potongan daging tanpa lemak. Kalau mungkin ada yang mengatakan enak yang pakai lemak boleh tapi mungkin dikonsumsinya tidak terlalu banyak. Kemudian buang lemak yang terlihat yang kalau Anda akan memasak warnanya lebih putih,  nah itu adalah bagian dari lemak itu lebih baik dibuang sebelum memasak.

Kemudian batasi porsi konsumsi daging tergantung berapa jumlah yang kita konsumsi dalam satu hari ini. Kemudian pilihlah metode memasak yang sehat pemirsa. Mungkin kalau hari ini akan ada beberapa jenis variasi makanan daging kambing dan daging sapi mungkin digulai dengan santan.

Anda juga punya opsi lain misalnya direbus, dikukus ataupun dipanggang. Tergantung dengan momen sebenarnya tapi tidak apa-apa kita tetap bisa mengkombinasikan daging-daging tadi dengan makanan yang sehat untuk keseimbangan nutrisi. Maksud sehat di sini adalah ada makanan yang bergizi seimbang, ada sayurannya, ada buah-buahannya, ada dagingnya, ada karbohidratnya.

Itulah tips untuk Anda yang akan mengonsumsi daging sapi dan kambing dengan cara yang mungkin lebih sehat untuk hari ini. 

(Wijokongko)