Tampil Agresif, Naga Sembilan Juara Kelas Terbuka Handicap Piala Paku Alam 2026

14 June 2026 22:41

Gemuruh sorak-sorai ribuan penonton memanaskan atmosfer Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kejuaraan nasional Indonesia's Horse Racing King's Cup Series Piala Paku Alam 2026 resmi digelar dan menyajikan pertarungan sengit berbalut gengsi tinggi di setiap kelas yang diperlombakan.

Ketegangan di atas arena balap benar-benar meledak pada race ke-XVII yang mempertandingkan kelas bergengsi, yakni Terbuka Handicap. Menempuh jarak sejauh 2.000 meter yang sangat menguras fisik dan strategi, babak ini memperebutkan total hadiah perlombaan senilai Rp70 juta.

Di tengah gempuran rival-rival tangguh, kuda jantan andalan bernama Naga Sembilan tampil luar biasa agresif. Bersama joki Ahmad Saifuddin, Naga Sembilan sukses mendominasi lintasan sejak awal balapan.

Pada awal pertandingan, jalannya perlombaan masih dipenuhi kehati-hatian karena para joki saling mengukur kekuatan. Kuda Duke BB sempat memimpin jalannya lomba di tikungan pertama, disusul oleh Naga Sembilan dan Triple SS di belakangnya. Posisi pemimpin balapan kemudian diambil alih oleh Triple SS yang melesat ke depan, namun terus dibayang-bayangi secara ketat oleh Naga Sembilan di posisi kedua. Sementara itu, kuda lain seperti Romantic Spartan, Queen Difona, dan Guti Spirit tampak bersaing ketat di rombongan belakang.

Kemenangan Dramatis di Garis Finis

Memasuki putaran krusial, pertarungan menyisakan persaingan sengit antara Triple SS dan Naga Sembilan dengan selisih jarak yang sangat tipis. Namun, Naga Sembilan akhirnya melesat tangguh, menghancurkan perlawanan musuh, dan berhasil menyalip Triple SS yang sebelumnya berada di posisi pertama. Kuda tersebut sukses mengunci garis finis di urutan terdepan sebagai juara sejati.

Kemenangan mutlak ini semakin menegaskan kehebatan Naga Sembilan di level tertinggi. Dengan membawa pulang trofi prestisius di kelas Terbuka Handicap tersebut, Naga Sembilan kini sukses mengukuhkan reputasinya sebagai raja baru lintasan pacu jarak jauh yang paling diperhitungkan di kancah berkuda nasional pada musim kompetisi 2026.

(Sofia Zakiah)