Menyusuri Perkebunan Kurma Ajwa Favorit Nabi Muhammad

Mahmud Fauzi • 16 June 2026 11:23

Madinah: Madinah tak hanya dikenal sebagai kota suci, tetapi juga sebagai penghasil kurma ajwa terbaik di dunia. Di atas lahan seluas 60 hektare, berdiri salah satu perkebunan kurma terbesar yang menjadi tempat tumbuh ribuan pohon ajwa, kurma yang memiliki nilai historis dan spiritual sebagai kurma favorit Nabi Muhammad SAW.

Di atas lahan perkebunan seluas 60 hektare, ribuan pohon kurma ajwa dirawat secara intensif untuk menghasilkan buah berkualitas tinggi. Di kebun ini, kurma ajwa menjadi komoditas utama yang paling banyak diminati pasar internasional. 

Meski pohon kurma ajwa dapat berbuah saat usianya masih relatif muda dan berukuran pendek, perawatannya memerlukan perhatian khusus. Proses pemangkasan dan penjarangan buah dilakukan secara berkala agar kurma yang dihasilkan memiliki ukuran besar dan kualitas premium.

Setelah berusia 6 hingga 7 bulan, buah kurma mulai memasuki masa panen, proses panen dilakukan dengan standart tinggi sehingga hanya kurma pilihan yang akan diproses.

Setelah dipanen, kurma-kurma tersebut dibawa ke fasilitas pengolahan modern yang terintegrasi dengan perkebunan. Di sinilah teknologi berperan penting dalam menjaga konsistensi mutu produk.

Melalui sensor optik dan sistem pemilahan berbasis kecerdasan buatan, setiap butir kurma diperiksa dan dikelompokkan sesuai standar kualitas yang ditetapkan otoritas pengawas obat dan makanan Arab Saudi. Setiap tahun, lebih dari 500 ton kurma ajwa diekspor ke berbagai negara. Selain ajwa, perkebunan ini juga menanam beragam jenis kurma premium lainnya seperti sukkari, medjool, anbara, dan sugai.

Strategic Director Castle Farm, Dr Abdulmoizz Shakeel, menjelaskan bahwa kurma ajwa memiliki karakteristik khas yang membedakannya dari jenis kurma lain. Warna hitam pekat, tekstur lembut, dan rasa manis yang khas menjadikannya salah satu kurma paling dicari oleh jemaah haji dan umrah.

Tidak hanya menjadi komoditas pertanian unggulan, kurma ajwa juga memiliki nilai spiritual yang kuat bagi umat Islam. Dalam berbagai riwayat hadis disebutkan keutamaan mengonsumsi kurma ajwa.

Karena itulah, banyak jemaah haji dan umrah menjadikan kurma ajwa sebagai oleh-oleh utama dari Tanah Suci. Selain menikmati rasanya, mereka juga berharap mendapatkan keberkahan dari kurma yang tumbuh di Kota Madinah ini.

(Wijokongko)