7 January 2026 10:55
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyatakan aksi militer Amerika Serikat terhadap Venezuela tidak menghormati hukum internasional. Penilaian tegas ini disampaikan dalam rapat darurat Dewan Keamanan PBB di markas besar PBB New York, Amerika Serikat.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, melalui pejabat tinggi PBB, menyampaikan keprihatinan mendalam. Hal ini terkait dampak aksi militer Amerika Serikat terhadap stabilitas Venezuela dan kawasan sekitarnya.
PBB menilai operasi militer yang dilakukan awal Januari tersebut berpotensi menjadi preseden buruk dalam hubungan antarnegara. Tindakan militer itu dinilai melanggar prinsip Piagam PBB yang melarang penggunaan kekuatan terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah suatu negara.