Penanganan Bencana di Sumatera Masuki Fase Transisi Pemulihan

29 December 2025 13:12

Jakarta: Penanganan bencana di sejumlah wilayah terdampak di Sumatera mulai memasuki tahapan baru. Pemerintah pusat mengarahkan daerah-daerah yang terdampak untuk beralih dari masa tanggap darurat menuju fase transisi pemulihan, seiring dengan mulai terkendalinya situasi di lapangan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menyampaikan dari total 52 kabupaten dan kota di tiga provinsi terdampak, sebanyak 12 daerah telah masuk ke fase transisi menuju pemulihan. 

Sementara itu, di Provinsi Aceh, masih terdapat 11 kabupaten dan kota yang berencana memperpanjang status tanggap darurat dengan mempertimbangkan kondisi riil di wilayah masing-masing.
 

Baca juga: Pemerintah Targetkan 15 Ribu Hunian Korban Banjir Sumatra Rampung 3 Bulan


Pemerintah memastikan seluruh langkah dilakukan untuk menjamin kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi secara optimal. Salah satu fokus utama adalah percepatan pembangunan hunian sementara dan hunian tetap. 

Di Sumatera Barat, pembangunan hunian sementara telah berjalan di enam kabupaten dan kota. Di Sumatera Utara, proses serupa berlangsung di tiga kabupaten dan kota. Adapun di Aceh, pembangunan baru dimulai di satu kabupaten, sementara daerah lainnya masih berada pada tahap persiapan lahan.

Selain penyediaan hunian, percepatan pemulihan infrastruktur juga terus dilakukan. Pemerintah mencatat dari 81 ruas jalan nasional yang terdampak bencana, sebanyak 72 ruas atau hampir 90 persen telah kembali berfungsi. Upaya pemulihan juga mencakup layanan kesehatan serta distribusi logistik bagi warga terdampak.

Pemerintah menegaskan, pemulihan pascabencana tidak sekadar mengembalikan kondisi seperti sebelum bencana, tetapi juga membangun kembali dengan prinsip yang lebih baik, aman, dan berkelanjutan. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan wilayah dan masyarakat terhadap potensi bencana di masa mendatang.

(Farouq Faza Bagjawan Alnanto)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)