2 September 2026 15:55
Jakarta: Sebanyak 650 warga Desa Kuta Tengah, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, dievakuasi ke lokasi yang lebih aman setelah aktivitas Gunung Sinabung meningkat. Warga yang berada di zona merah tersebut dipindahkan ke Desa Sukatepu, yang berada di luar zona bahaya Sinabung.
Proses evakuasi dilakukan menggunakan bus dan truk angkutan dengan bantuan petugas gabungan TNI-Polri. Evakuasi dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi erupsi susulan.
Selain warga Desa Kuta Tengah, Pemerintah Kabupaten Karo juga menyiapkan evakuasi bagi warga Desa Payung jika aktivitas Gunung Sinabung mengalami peningkatan ekstrem.
Kepala Desa Kuta Tengah Joshua Ginting berharap pemerintah memastikan fasilitas pengungsian yang layak bagi warga selama berada di lokasi evakuasi.
"Harapan kita, dari warga desa, mempersiapkan semua fasilitas tempat pengungsian yang layak," ujar Joshua dalam tayangan Breaking News Metro TV, Selasa 2 September 2026.
Sementara itu, Bupati Karo Antonius Ginting mengatakan Desa Payung sejauh ini belum terdampak aktivitas Sinabung. Namun, wilayah tersebut telah disiapkan sebagai lokasi yang dapat dievakuasi jika terjadi peningkatan erupsi secara ekstrem.
"Desa Payung itu tidak terdampak. Jadi, hanya disiapkan jika suatu waktu eskalasi erupsi Gunung Sinabung meningkat ekstrem, maka mereka sudah siap-siap untuk dilakukan evakuasi," kata Antonius.
Antonius memastikan kelompok rentan yang terdiri dari anak-anak, ibu hamil, dan lanjut usia telah mendapat penanganan dalam proses kesiapsiagaan menghadapi erupsi.
"Sampai hari ini, kondisi anak-anak, ibu hamil, dan lansia semuanya sudah ditata kelola sebaik mungkin," ujarnya.
Hingga kini, aktivitas Gunung Sinabung masih relatif tinggi. Masyarakat diminta menjauhi radius 3 kilometer dari puncak serta radius 6 kilometer secara sektoral ke arah selatan dan timur.