11 February 2026 21:40
?Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) berhasil melakukan uji coba pendaratan pesawat tempur di ruas Jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka), Lampung. Operasi latihan yang dikenal sebagai Road Runway ini melibatkan dua jenis pesawat andalan TNI AU, yakni pesawat tempur taktis EMB-314 Super Tucano dan pesawat tempur strategis F-16 Fighting Falcon.
Detik-detik pendaratan berlangsung dramatis namun penuh perhitungan. Pesawat F-16 tercatat menjadi pesawat ketiga yang mendarat di jalan tol tersebut. Sebelum roda pendarat menyentuh aspal dengan sempurna, pilot F-16 sempat melakukan dua kali percobaan pendekatan (approach) untuk memastikan keamanan jalur dan akurasi pendaratan.
Tantangan Landasan Sempit
Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), Donny Ermawan Taufanto, yang menyaksikan langsung latihan tersebut memberikan apresiasi tinggi kepada para penerbang TNI AU. Ia mengungkapkan bahwa pendaratan ini memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi karena lebar jalan tol yang jauh lebih sempit dibandingkan landasan pacu di pangkalan udara.
"Ini lebarnya hanya 24 meter. Kalau untuk mobil mungkin cukup luas 24 meter, tapi untuk pesawat itu sangat mepet," ujar Donny Ermawan/
Donny menjelaskan bahwa dalam kondisi normal, pesawat tempur sekelas F-16 biasanya mendarat di landasan dengan lebar 45 meter hingga 60 meter. Dengan lebar area pendaratan yang hanya separuhnya, risiko insiden menjadi jauh lebih besar.
"Tapi dengan 24 meter ini cukup riskan. Dan alhamdulillah penerbang TNI Angkatan Udara sudah dilatih untuk landing di runway yang sempit dan alhamdulillah semuanya berhasil, sehingga selamat kepada Pak Kasau atas terlaksananya uji coba ini," tambahnya.