Gerakan Pilah Sampah, Atasi Masalah Sampah Jakarta

11 May 2026 18:16

Masyarakat Jakarta antusias dengan kesiapan dan juga berbagai hal yang disiapkan jelang dengan gerakan pilah sampah yang memang dilangsungkan kemarin sekaligus pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta. Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyebut Jakarta sedang berbenah untuk mempunyai ikon baru.

"Bimbingan dari Menkopangan dan Menteri Lingkungan Hidup mengadakan kegiatan pilah sampah sesuai dengan instruksi Gubernur. Dan kegiatan ini tidak setengah-setengah karena semuanya berjalan serentak di lima kota dan juga di Pulau Seribu untuk melakukan pilah sampah." kata Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Senin, 11 Mei 2026.

CFD di Jalan H.R. Rasuna Said secara efektif akan dilakukan per 1 Juni. Antusiasme masyarakat terlihat memenuhi kawasan H.R. Rasuna Said menikmati Minggu pagi dengan olahraga hingga menikmati beragam hiburan yang ditampilkan dalam acara deklarasi gerakan pilah sampah dan pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta.
 

Baca juga: Pemprov DKI Siap Benahi Tambora Agar Keluar dari Daftar Kawasan Kumuh


Melalui gerakan pilah sampah, Jakarta secara resmi menghentikan praktik open dumping di TPST Bantargebang dan hanya menerima residu per tanggal 1 Agustus 2026. Diharapkan dengan ini masalah sampah di Jakarta bisa teratasi.

"Kalau sekarang kan semuanya angkut, dumping di Bantargebang. Sekarang kita mulai dengan dipilah terlebih dahulu, organik dan anorganik dipisahkan. Kebetulan selain Bantargebang kita juga ada RDF Rorotan dan juga TP S3R, itulah yang akan menjadi penampung-penampung sampah." ucap Pramono.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)