1.463 Rumah Warga Karawang Terendam Luapan Sungai Citarum dan Cibeet

21 February 2026 23:05

Bencana banjir kembali melanda wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyusul meluapnya aliran Sungai Citarum dan Sungai Cibeet sejak Jumat pagi, 20 Februari 2026. Akibat kenaikan debit air yang signifikan, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) secara resmi menetapkan status siaga pada kedua sungai tersebut.

Berdasarkan data terbaru dari BPBD Kabupaten Karawang, sebanyak 1.463 rumah warga terendam dengan total 4.996 jiwa terdampak. Banjir ini meluas hingga mencakup 15 desa yang tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Telukjambe Barat, Telukjambe Timur, Karawang Barat, dan Cilamaya.

Hingga Sabtu sore, kondisi banjir di beberapa titik dilaporkan mulai surut perlahan, namun di wilayah terdampak parah seperti Desa Karangligar, ketinggian air masih cukup tinggi. Di pemukiman bagian dalam, air dilaporkan masih mencapai ketinggian lebih dari 1,5 meter. Sebelumnya, pada pagi hari, ketinggian air bahkan sempat menyentuh angka lebih dari 2 meter.
 

Baca juga: Ini 18 Titik Rawan di Kabupaten Tangerang Selama Ramadan

Pihak BBWS merinci bahwa Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Citarum telah mencapai 12,1 meter di atas permukaan laut dengan status Siaga 1. Sementara itu, Sungai Cibeet berada pada status Siaga 2 dengan ketinggian muka air mencapai 18 meter. Kenaikan debit air ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan di wilayah hulu.

Hingga saat ini, sebanyak 619 warga telah dievakuasi dan mengungsi di berbagai titik lokasi pengungsian yang telah disediakan. Petugas gabungan terus melakukan patroli rutin di pemukiman untuk memantau kondisi debit air serta membantu evakuasi warga yang masih terjebak di rumah mereka.

Mengingat bencana ini terjadi di tengah bulan Ramadan, warga terdampak, khususnya di Desa Karangligar, mulai mengeluhkan kesulitan logistik. Mereka sangat mengharapkan bantuan segera dari pemerintah, terutama untuk memenuhi kebutuhan sahur dan buka puasa.

Petugas di lapangan terus bersiaga mengantisipasi adanya kiriman air tambahan dari wilayah hulu jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. Warga diimbau untuk tetap waspada dan segera mengungsi jika ketinggian air kembali meningkat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)