NEWSTICKER

Fakta Naik Turunnya Harga BBM Bersubsidi

2 September 2022 12:47

Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa untuk menaikkan harga BBM bersubsidi perlu kalkulasi yang matang dan tidak bisa sembarangan. Namun di tengah rencana pemerintah menaikkan harga solar dan pertalite pada 1 September 2022, harga sejumlah BBM non subsidi justru mengalami penurunan.

BBM non subsidi yang mengalami penurunan harga yang pertama yaitu Pertamax Turbo dari harga Rp17.900-Rp18.600 per liter menjadi Rp15.900-Rp16.600 per liter, Dexlite dari harga Rp17.800-Rp18.500 per liter menjadi Rp17.100-17.800 per liter dan Pertamina Dex dari harga Rp18.900-Rp19.600 per liter menjadi Rp17.400-Rp18.100 per liter.

Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan pada 1 September 2022 pukul 09.47 WIB sedangkan harga minyak mentah Brent di angka USD96,49 per barel yakni turun 2,84 persen dibanding 31 Agustus 2022. Sementara periode waktu yang sama, harga minyak mentah WTI juga turun 0,04 persen. Jadi, penurunan harga minyak dunia otomatis menurunkan harga minyak BBM non subsidi.

Pemerintah juga akan memberikan beberapa jenis bantalan sosial kepada masyarakat jika BBM bersubsidi benar-benar naik. Jenis bantalan sosial yang pertama adalah Bantuan langsung Tunai (BLT) yang akan disalurkan oleh Kementerian Sosial dengan sasaran 20,65 juta kepala keluarga dan akan dibayarkan dua kali senilai Rp300 ribu.

Jenis bantalan yang kedua yaitu Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang akan disalurkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan dengan sasaran 16 juta orang yang penghasilannya maksimal Rp3,5 juta dengan bantuan senilai Rp600 ribu. Jenis bantalan sosial yang ketiga adalah Dana Transfer Umum (DTU) yang akan disalurkan oleh Pemerintah Daerah sebesar dua persen untuk membantu sektor transportasi.

Tag

bbm