NEWSTICKER

Penerbitan Lokalisasi Gunung Antang, PT KAI Sebut Telah Keluarkan Surat Pembongkaran

26 July 2022 16:52

PT. KAI dalam satu bersama pemerintah Kota Jakarta Timur berencana menertibkan kawasan lokalisasi Gunung Antang, Matraman Jakarta Timur. Keberadaan bangunan liar yang dijadikan lokalisasi tersebut kerap menimbulkan aksi kriminal termasuk adanya penyerangan yang diduga dilakukan oleh preman dari daerah tersebut. Namun, hingga kini penggusuran belum juga dilakukan. 

Kegiatan prostitusi di Gunung Antang sudah beroperasi sejak tahun 1970an, berati sudah beroperasi selama 50 tahun lebih. Lokasi ini berada di samping rel kereta api Stasiun Matraman. Sebenarnya, lokalisasi Gunung Antang sudah sempat digusur, salah satunya terkait proyek double-double track (DDT) pada 2016. Proyek ini terdapat 294 bangunan yang di bongkar termasuk menyasar dengan lokalisasi Gunung Antang. 

Lokalisasi Gunung Antang ini mencuat kembali karena pada Juni lalu terjadi dua kali peristiwa penyerangan, diduga dilakukan oleh preman sekitar. Dengan adanya penyerangan ini, mengakibatkan empat orang warga menjadi korban dan satu rumah rusak bahkan sempat terdengar suara tembakan. 

Menurut Humas KAI DAOP 1 Jakarta, Eva Chairunisa menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkot Jakarta Timur dan Polres untuk melakukan kembali proses penertiban. Selain itu, Eva menyebut pihaknya telah mengeluarkan surat pemberitahuan untuk pembongkaran yang batas waktunya pada 2 Agustus 2022. 

Eva juga menjelaskan, sosialisasi dalam rangka penertiban di area Gunung Antang tidak bisa hanya dilakukan oleh PT KAI saja. Hal ini dikarenakan,  pada prosesnya terdapat pendataan warga yang tinggal di area Gunung Antang. Selain itu, dengan adanya data warga pihak pemerintah dan PT KAI bisa menemukan solusi untuk warga.