NEWSTICKER

Kebocoran Data dan Pentingnya UU Perlindungan Data Pribadi

14 September 2022 15:56

Sosok anonim Bjorka belakangan menjadi perbincangan publik setelah diduga meretas dan membocorkan data di sejumlah lembaga pemerintahan. Pemerintah pun bergerak membentuk Timsus untuk mengakhiri aksi peretasan ini. Lalu apa saja bentuk peretasan atau kebocoran data yang diklaim oleh Bjorka? dan apakah pengesahan UU PDP dapat menjadi kunci penyelesaian kasus peretasan?

Kebocoran data yang diklaim Bjorka:

a) Data pelanggan indihome
- 21 agustus 2022 : 26 juta data pelanggan 

b) Data registrasi simcard
- 31 agustus 2022 : 1.3 miliyar data kartu sim
- data dijual seharga Rp745.000.000 (bitcoin/ethereum)

c) Data KPU RI
- 6 septmeber 2022 : membeberkan kebocoran  data 105 juta penduduk indonesia

d) Surat & dokumen presiden
- 9 september 2022 : 679.180 dokumen, berisi surat yang dikirim ke presiden dalam rentang waktu 2019-2021

Bahaya kebocoran data :
- Spam iklan
- Penawaran judi online/pinjol
- Penipuan telemarketing
- Penipuan berkedok menyamar sebagai aparat/ keluarga/ perbankan
- Akses rekening
- Akses platfrom e commerce

Poin RUU PDP:
1. definisi data pribadi
2. pengendali, prosesor dan subjek data pribadi
3. data pribadi anak dan difabel 
4. pencegahan kebocoran data pribadi
5. penghapusan data pribadi
6. kegagalan perlindungan data pribadi 
7. menuntut ganti rugi
8. denda maksimal Rp6 miliar dan pidana maksimal 6 tahun