NEWSTICKER

Marak Kasus Bjorka, Pakar Siber: Pengelolaan Data Pemerintah Buruk

16 September 2022 22:17

Pakar Keamanan Siber Alfons Tanujaya mengungkapkan bahwa persoalan utama dari peristiwa kebocoran data akhir-akhir ini ialah pengelolaan data yang buruk oleh pemerintah.

"Sebenarnya masalah utamanya bukan di Bjorka. Bahwa dia melanggar hukum dan melakukan doxing itu perlu berhadapan dengan hukum, saya setuju, Namun, masalah utamanya adalah kebocoran data yang dikelola dengan buruk oleh instansi pemerintah" kata Alfons

Ia menilai meski nantinya Bjorka berhasil ditangkap, dalam waktu tiga hingga enam bulan lagi akan muncul peretas lain apabila kebocoran data tidak dibenahi.

"Tapi kalau instansi (pemerintah) ini membenahi datanya, maka Bjorka perlahan akan menghilang. Saya pikir itu yang lebih tepat," ungkapnya.

Sebelumnya, peretas Bjorka melalui laman Twitter miliknya mengklaim mengantongi dokumen surat menyurat milik Presiden Jokowi dengan lembaga BIN. Bjorka juga menyebarkan data pribadi yang diduga milik sejumlah pejabat publik, mulai dari Ketua DPR Puan Maharani, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate, sampai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.