3 February 2020 23:03
Menteri Kesehatan Terawan memilih santai menyikapi virus corona karena angka kematian dari virus tersebut hanya dua persen. Menurut Menkes angka kematiannya lebih besar sakit batuk pilek. Virus corona juga tidak lebih berbahaya jika dibandingkan dari SARS dan MERS.