NEWSTICKER

Mengenal 5 Jenis Alat Bukti Sah yang Menurut KUHAP

2 November 2022 12:19

Dalam sebuah persidangan, alat bukti menjadi hal yang sangat penting untuk majelis hakim mempertimbangkan putusan terhadap para terdakwa. Terdapat 5 daftar alat bukti yang sah diatur dalam Pasal 184 Ayat 1 KUHAP, yakni keterangan saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk dan keterangan dari terdakwa. 

Keterangan saksi merupakan, mereka yang disumpah sebelum memberikan keterangan di dalam persidangan. Dalam kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, setidaknya ada 12 saksi yang sudah disumpah sebelum memberikan kesaksian, yakni kdari keluarga Brigadir J, terdiri dari kuasa hukum, orang tua, saudara kandung, kekasih, tante dan kerabat.

Keterangan ahli merupakan, seseorang yang memiliki keahlian khusus tentang masalah yang perlu dijelaskan dalam suatu persidangan. Namun, hingga kini jaksa belum memanggil saksi ahli untuk membuktikan dakwaan.

Surat juga dapat menjadi alat bukti yang sah jika surat tersebut dibuat di atas sumpah jabatan. Sebuah surat juga harus memiliki kaitan dengan alat bukti yang lain sebagaimana dijelaskan di dalam KUHAP.

Alat bukti yang keempat yakni petunjuk digunakan sebagai mata rantai untuk mengaitkan berbagai pernyataan dari saksi yang akan dirangkum menjadi satu agar menjadi sebuah petunjuk yang jelas.

Keterangan terdakwa juga tak kalah pentingnya dalam persidangan. Tidak hanya digunakan untuk menunjukkan dirinya bersalah, melainkan harus disertai dengan alat bukti yang lain.

Terakhir, alat bukti yang sangat berpengaruh terhadap putusan hakim kepada terdakwa, karena dakwaan yang diberikan cukup beresiko, yakni Pasal 340 KUHP dengan maksimal hukuman pidana mati.