15 February 2023 18:13
Tidak mudah bagi seorang Bharada, pangkat paling rendah dalam kepolisian untuk membuka niat busuk atasannya sendiri, sang Jenderal Ferdy Sambo. Beban berat ditanggung Richard Eliezer yang berperan sebagai eksekutor, berujung menjadi justice collaborator dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Saat kematian Brigadir J mencuat, Richard Eliezer menutup mulutnya rapat-rapat. Eliezer memang mengaku sebagai eksekutor atau yang menembak Yosua. Tak lama kemudian Eliezer pun menjadi tersangka.
Eliezer pun meminta maaf kepada orang tua Brigadir J, dirinya merasa bersalah telah merenggut anak tercinta mereka. Melalui secarik kertas, Eliezer mengutarakan bela sungkawa atas kematian Brigadir J.
Eliezer mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan menjadi penguak fakta, tiga hari setelah menyandang status tersangka. Eliezer berniat membantu aparat membongkar kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Tak diduga-duga, perjalanan panjang Eliezer sebagai penguak fakta membuat dirinya dituntut 12 tahun penjara.
Eliezer tak dapat menahan kekecewaannya saat mendengar jaksa membacakan surat tuntutan. Ia berusaha menahan tangis saat masih duduk di pesakitan dan mendengar sampai titik surat tuntutan yang dibacakan jaksa. Hingga akhirnya hakim menjatuhkan vonis 1 tahun 6 bulan penjara kepada Eliezer, Rabu (15/2/2023).