24 September 2022 16:26
Tim gabungan yang terdiri dari Pakar Geologi dan Mitigasi mengkaji kondisi tanah di kawasan Bojong Koneng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang mengalami pergerakan. Pergerakan tanah di kawasan ini telah menyebabkan ratusan rumah hancur dan jalan retak sepanjang satu kilometer. Ketua Tim Penyelidikan Tanah Bergerak PVMBG, Yohandi Kristiawan mengatakan dari hasil kajian yang dilakukan, ditemukan adanya karakter batuan di dalam permukaan jalan yang karakternya bersifat lunak jika berinteraksi dengan air secara intensitas.
"Dari hasil kajian kami menemukan adanya karaktek batuan (geologi) yang di mana dalam permukaan kami menemukan perlapisan batuan lempung yang karakternya bersifat lunak jika berinteraksi dengan air," ujar Ketua Tim Penyelidikan Tanah Bergerak PVMBG, Yohandi Kristiawan, Bandung, Sabtu (24/9/2022).
Menurutnya juga lapisan tersebut diduga menjadi faktor utama terjadinya tanah bergerak di Bojong Koneng.
"Lapisan inilah yang disinyalir menjadi faktor utama terjadinya tanah bergerak di Bojong Koneng," tambah Yohandi Kristiawan.