Hari ke-6 Fase Kepulangan, 16% Jemaah Haji Telah Kembali ke Indonesia

6 June 2026 20:45

Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi terus berlangsung. Memasuki hari keenam masa kepulangan, sebanyak 34.870 jemaah atau 16,89 persen dari total jemaah haji Indonesia tahun 2026 telah kembali ke Tanah Air

Pada saat yang sama, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh layanan untuk menyambut jemaah gelombang kedua di Madinah telah siap 100 persen.

"Tercatat sudah ada sebanyak 16,89 persen jemaah haji yang telah kembali ke Tanah Air," ujar Jurnalis Metro TV Mahmud Fauzi dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Sabtu 6 Juni 2026. 

Kementerian Haji dan Umrah RI (Kemenhaj) menyatakan komitmennya untuk terus mengawal proses kepulangan jemaah agar berjalan aman, lancar, dan tertib hingga akhir masa operasional haji.

Berdasarkan data hingga pukul 12.30 waktu Arab Saudi, sebanyak 89 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan dari Bandara King Abdulaziz, Jeddah, menuju berbagai debarkasi di Indonesia. 


Pada hari ini, sebanyak 19 kloter atau sekitar 7.460 jemaah dijadwalkan kembali ke Indonesia. Beberapa di antaranya berasal dari Debarkasi Solo dan Debarkasi Kertajati, Jawa Barat.

Pemulangan jemaah haji Indonesia akan berlangsung secara bertahap selama 30 hari, mulai 1 hingga 30 Juni 2026. Setiap harinya, sekitar 6.000 hingga 8.000 jemaah atau 16 sampai 18 kloter akan diterbangkan menuju Tanah Air.

Sementara itu, pergerakan jemaah haji gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah akan dimulai pada Minggu, 7 Juni 2026. Sebanyak 14 kloter atau lebih dari 5.000 jemaah dijadwalkan berangkat pada pukul 09.00 waktu Arab Saudi.

Rombongan akan menempuh perjalanan darat sejauh sekitar 400 kilometer dengan estimasi waktu perjalanan enam jam sebelum tiba di Madinah pada pukul 15.00 waktu setempat.

Menjelang kedatangan ribuan jemaah tersebut, PPIH Arab Saudi telah merampungkan berbagai persiapan. Layanan akomodasi, konsumsi, serta kesehatan dipastikan siap sepenuhnya untuk melayani kebutuhan jemaah selama berada di Kota Nabi.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)