Hotman Paris Siap Dampingi Korban Pencabulan di Ponpes Ndholo Kusumo Pati

8 May 2026 13:40

Pengacara Hotman Paris Hutapea menyatakan kesiapannya untuk mengawal kasus dugaan pencabulan, di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, PatiJawa Tengah, secara cuma-cuma. Hotman menyatakan kesiapannya itu setelah salah satu korban berinisial N, mendatanginya.

N menemui Hotman di kawasan Kelapa GadingJakarta. Dia didampingi orang tua, penasihat hukum, serta seorang mantan pegawai ponpes. N berusaha tegar saat menceritakan kepedihannya.

Dia mengungkapkan alasan baru muncul keberanian untuk mengungkapkan kasus ini. N hanya berharap agar tidak ada lagi yang menjadi korban dugaan pencabulan di ponpes.

"Ya, supaya tidak ada korban lagi, teman-teman saya tidak ada yang bernasib seperti saya," ujar korban dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Jum'at 8 Mei 2026.

 



Menurut mantan pegawai di ponpes tersebut, terdapat 900 santri di ponpes, 400 di antaranya merupakan santriwati. Ia sering memergoki tersangka membawa santriwati ke kamarnya secara bergantian hampir setiap malam. Aksi bejat tersebut diduga sudah dilakukan sejak 2008.

Hotman terkejut mendengarnya. Dia tidak menyangka aksi bejat tersebut sudah berlangsung sejak 2008.

"Aduh, dia aja sudah tiga tahun. Dia sendiri melihat dari tahun 2008 ya? Mau tiap malam ganti santri dibawa ke kamarnya," ujar Hotman.

Merespons hal itu, Hotman berkomitmen akan membantu korban menyampaikan pesan terbuka kepada pihak kepolisian.  Selain itu, Hotman juga mengimbau kepada para orang tua santri lain, yang anaknya mungkin menjadi korban, untuk segera berani bicara agar keadilan dapat ditegakkan secara menyeluruh.
 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)