Gelombang Panas 50 Derajat Celsius Landa Suriah, Krisis Air dan Listrik Makin Parah

3 August 2026 08:08

Gelombang panas ekstrem memperburuk krisis air bersih dan ketersediaan listrik di wilayah timur laut Suriah. Suhu udara yang melonjak hingga mencapai 50 derajat Celsius membuat kebutuhan air dan energi masyarakat meningkat tajam, sementara infrastruktur yang rusak tidak mampu memenuhi lonjakan permintaan tersebut.

Dikutip dari Headline News, Metro TV, Senin 3 Agustus 2026, warga di Kota Haskah terpaksa harus mengantre setiap hari demi mendapatkan air bersih mengingat pasokan air minum yang aman sangat terbatas. Kondisi ini semakin parah seiring dengan terus meningkatnya suhu selama musim panas yang memicu tingginya kebutuhan konsumsi air harian.
 



Krisis air ini berbanding lurus dengan krisis energi. Pemadaman listrik berkepanjangan membuat sistem distribusi air ke permukiman semakin terganggu karena banyak pompa air tidak dapat beroperasi secara normal.

Untuk bertahan di tengah krisis, sebagian warga kini hanya bisa mengandalkan panel tenaga surya yang penggunaannya terbatas pada siang hari.

Dampak gelombang panas dan krisis listrik ini juga memukul sektor ekonomi rakyat. Para pelaku usaha kecil menghadapi kesulitan besar dalam menyimpan bahan makanan dan minuman. Keterbatasan pasokan listrik membuat mereka tidak bisa menjalankan lemari pendingin dan peralatan usaha lainnya, sehingga mengancam kelangsungan bisnis mereka.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X