Safari Ramadan di Jombang, DPP NasDem Ziarahi Makam Gus Dur dan KH Hasyim Asy'ari

27 February 2026 17:34

Dalam rangka memperkuat tali silaturahmi dan meneguhkan semangat perubahan, jajaran DPP Partai NasDem melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, pada hari keenam agenda Safari Ramadan 1447 Hijriah. Rombongan yang dipimpin oleh Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, hadir untuk melakukan silaturahmi sekaligus berziarah ke makam pahlawan nasional dan tokoh bangsa.

Kedatangan rombongan DPP Partai NasDem disambut hangat oleh pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng ke-8, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), beserta keluarga besar pesantren. Saan Mustopa menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah nyata untuk menguatkan peran partai politik dalam memberi kemaslahatan bagi rakyat melalui sinergi dengan tokoh-tokoh agama.

Ini adalah bentuk penghormatan dan apresiasi atas peran besar pesantren dalam sejarah bangsa. Apalagi KH Hasyim Asy'ari, pendiri Ponpes Tebuireng sekaligus pahlawan nasional, memiliki kontribusi besar bersama para kiai dan santri dalam proses kemerdekaan Indonesia serta menjaga moralitas bangsa hingga saat ini.
 

Baca juga: Melalui Safari Ramadan, Farhan Jadikan Masjid Agung Bandung Pusat Keumatan

Selain bersilaturahmi, jajaran pengurus pusat NasDem, termasuk Sekretaris Jenderal Hermawi Taslim, melakukan ziarah ke makam KH Hasyim Asy'ari dan cucunya, Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Momen ziarah kali ini dirasa istimewa karena merupakan kunjungan pertama NasDem sejak Gus Dur ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Hermawi Taslim mengingatkan kembali pesan legendaris Gus Dur tentang kemanusiaan yang menjadi landasan dalam berpolitik dan bernegara.

"Gus Dur selalu bilang begini: 'Kalau kamu bisa berbuat baik dan berguna bagi orang lain, orang tidak tanya agama kamu apa, orang tidak tanya kamu anak siapa, orang tidak tanya suku kamu apa.' Itu yang harus terus kita kembangkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ungkap Hermawi.

Suasana akrab dan penuh kekeluargaan sangat kental terasa selama pertemuan tersebut. Saan menyampaikan rasa terima kasih dan kehormatannya atas sambutan dari Gus Kikin, yang juga menjabat sebagai Ketua PWNU Jawa Timur.

Menurut Saan, suasana keakraban seperti ini sangat dibutuhkan untuk menjaga persatuan bangsa. Momentum Ramadan dinilai sebagai waktu yang paling tepat untuk memperkuat silaturahmi antar elemen bangsa demi kemajuan Indonesia ke depan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)