21 January 2026 18:38
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang kembali membuka layanan perjalanan kereta api lintas utara pada Rabu, 21 Januari 2026. Sebelumnya, jalur ini sempat lumpuh akibat banjir yang merendam rel di jalur hulu petak Stasiun Pekalongan-Stasiun Sragi.
Meskipun jalur sudah bisa dilintasi, operasional belum sepenuhnya kembali ke kecepatan normal. Demi alasan keselamatan, kereta api yang melintas di titik bekas banjir tersebut harus membatasi lajunya.
"Kereta hanya dapat melaju dengan kecepatan terbatas, yakni 30 hingga 40 kilometer per jam saat melewati jalur tersebut," tulis manajemen KAI dalam keterangannya.
Dua KA Masih Dibatalkan
Berdasarkan data PT KAI, hingga Senin, 19 Januari lalu, tercatat ada 23 perjalanan kereta yang terpaksa dibatalkan demi keselamatan penumpang. Namun, per hari ini, mayoritas jadwal perjalanan sudah kembali normal.
Meski demikian, masyarakat diminta tetap memperhatikan jadwal, karena masih terdapat dua perjalanan kereta jarak jauh yang dibatalkan, yaitu KA Sembrani relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi.
Baca Juga :
Pembukaan kembali jalur ini disambut lega oleh para penumpang yang sempat tertunda perjalanannya. Sutarti, salah satu penumpang tujuan Cikampek, menceritakan pengalamannya saat terjebak situasi banjir pada hari Minggu lalu.
"Kemarin sudah sampai ke (Stasiun) Poncol, tiba-tiba ada informasi kalau ini pembatalan tiket," ujar Sutarti.
Ia mengaku ini adalah pengalaman pertamanya mengalami pembatalan tiket akibat bencana alam saat bepergian bersama keluarga. "Biasanya lancar-lancar saja. Karena banyak pembatalan yang sebelum-sebelum jam itu," tambahnya.
Kini, Sutarti dan anaknya telah dapat melanjutkan perjalanan mereka yang sempat tertunda.