NEWSTICKER

Kasus Sudrajad Dimyati, Mantan Hakim Agung: MA Tidak Bisa Beri Bantuan Hukum

23 September 2022 20:28

Mahkamah Agung (MA) tidak dapat memberikan bantuan hukum kepada Sudrajat Dimyati yang telah jadi tersangka suap dan pungutan liar penanganan perkara. Keputusan MA untuk kooperatif terhadap KPK sudah sangat tepat.

"Tersangka tidak mendapat pembelaan sama sekali dari MA diatur dalam Maklumat 1/2017. Hakim tidak bisa dibela oleh hakim," ujar Gayus Lumbun selaku mantan hakim agung.

Di dalam Primetime News Metro TV, Jumat (23/9/2022), Gayus Lumbun menyatakan bahwa aturan Maklumat 1/2017 berlaku bagi semua hakim yang terseret tindak pidana. Tujuan mulia dari aturan tersebut adalah sebagai peringatan bagi hakim-hakim yang lain.

Kasus yang menjadi Sudrajad Dimyati tersangka, berawal dari penanganan perkara di PN Semarang. Hakim agung tersebut dikenai sangkaan menerima suap senilai Rp800 juta.

Ada tujuh orang yang ditangkap serentak di Semarang dan Jakarta, dengan barang bukti uang tunai SGD205 ribu dan Rp50 juta. Sudrajad Dimyati tidak termasuk yang ditangkap tangan, melainkan menyerahkan diri yang sekaligus memenuhi panggilan pemeriksaan KPK. 

Penyidik telah menetapkan 10 tersangka tapi baru delapan di antaranya yang telah ditahan. Dua tersangka lain yang masih dalam pengejaran adalah pihak pemberi suap.