Ramadan Ubah Ritme Kerja Dunia, Ini 10 Negara yang Pangkas Jam Kantor-World In Minute

Willy Haryono • 1 March 2026 12:09

Jakarta: Bulan Suci Ramadan tidak hanya membawa perubahan dalam pola ibadah umat Muslim, tetapi juga memengaruhi ritme aktivitas kerja di berbagai belahan dunia.

Sejumlah negara dengan mayoritas penduduk Muslim maupun populasi Muslim signifikan menerapkan kebijakan khusus berupa penyesuaian jam kerja selama bulan puasa.
 

 

10 Negara yang Pangkas Jam Kantor

Beberapa negara bahkan memangkas jam kerja harian menjadi lima hingga enam jam guna memberikan ruang lebih bagi masyarakat untuk beribadah dan menjaga kondisi fisik selama berpuasa. Berikut sejumlah negara yang melakukan penyesuaian tersebut:

1. Uni Emirat Arab

Di Uni Emirat Arab, pengurangan jam kerja selama Ramadan diatur dalam regulasi ketenagakerjaan resmi. Baik sektor publik maupun swasta menerapkan pemangkasan waktu kerja harian selama dua jam. Kebijakan ini berlaku bagi seluruh pekerja tanpa memandang agama, sebagai bentuk penghormatan terhadap bulan suci.

2. Qatar

Pemerintah Qatar menetapkan jam kerja pegawai sektor publik menjadi enam jam per hari selama Ramadan. Kebijakan ini bertujuan memberikan keseimbangan antara tanggung jawab profesional dan kebutuhan ibadah serta waktu bersama keluarga.

3. Arab Saudi

Arab Saudi secara konsisten menerapkan pemangkasan jam kerja, khususnya di sektor publik. Selama Ramadan, jam kerja biasanya dibatasi sekitar enam jam per hari bagi pekerja Muslim agar dapat lebih fokus menjalankan ibadah.

4. Bahrain

Di Bahrain, pekerja Muslim umumnya dibatasi bekerja maksimal enam jam per hari atau 36 jam per minggu selama Ramadan. Praktik ini telah menjadi bagian dari kebijakan ketenagakerjaan yang lazim di kawasan Teluk.

5. Oman

Oman juga menerapkan kebijakan serupa, dengan pembatasan jam kerja harian maksimal enam jam bagi pekerja Muslim selama bulan puasa.

6. Turki

Turki tidak memiliki kebijakan nasional resmi terkait pengurangan jam kerja selama Ramadan. Namun, sejumlah perusahaan secara internal melakukan penyesuaian, seperti memulai jam kerja lebih awal agar karyawan dapat menyelesaikan pekerjaan sebelum waktu berbuka puasa.

7. Mesir

Di Mesir, jam operasional kantor pemerintahan dan sebagian sektor bisnis umumnya dipersingkat menjadi sekitar lima hingga enam jam per hari selama Ramadan. Meski demikian, penerapannya dapat berbeda antar sektor.

8. Pakistan

Pemerintah Pakistan biasanya mengurangi jam kerja pegawai negeri menjadi lima hingga enam jam per hari selama Ramadan. Banyak perusahaan swasta turut mengikuti pola ini untuk mendukung karyawan yang menjalankan ibadah puasa.

9. Indonesia

Indonesia tidak memiliki regulasi nasional yang secara khusus mewajibkan pemangkasan jam kerja selama Ramadan. Namun, banyak instansi pemerintah dan perusahaan swasta menerapkan penyesuaian jam kerja yang lebih singkat atau fleksibel sebagai bentuk dukungan terhadap pegawai yang berpuasa.

10. Malaysia

Serupa dengan Indonesia, Malaysia tidak memberlakukan aturan nasional terkait pemangkasan jam kerja di seluruh sektor. Meski begitu, banyak kantor pemerintahan dan perusahaan swasta memperpendek jam operasional atau menerapkan sistem kerja fleksibel selama Ramadan.
   

Adaptasi Global Selama Ramadan

Penyesuaian jam kerja selama Ramadan menunjukkan bagaimana kebijakan ketenagakerjaan dapat beradaptasi dengan kebutuhan sosial dan keagamaan masyarakat. Meski mekanismenya berbeda di setiap negara, tujuan utamanya serupa: menjaga produktivitas sekaligus menghormati praktik ibadah selama bulan suci.

Fenomena ini menegaskan bahwa Ramadan bukan hanya peristiwa spiritual, tetapi juga momentum yang memengaruhi dinamika sosial dan ekonomi secara global.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Adrian Bachtiar)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)