Metro Community - Satu Dekade Komunitas Jersey Jakarta

25 July 2026 16:57

Jakarta: Kecintaan terhadap sepak bola tidak hanya berhenti pada euforia dukungan di tribun stadion. Di Jakarta, hobi mengoleksi seragam kesebelasan atau jersey telah berkembang menjadi sebuah komunitas kreatif yang memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus memperkuat ekosistem industri kreatif tanah air.

Memanfaatkan momentum Final Pesta Bola Dunia 2026, Komunitas Jersey Jakarta merayakan hari jadinya yang ke-10 (satu dekade). Bertempat di Good Folks, Cikini, Jakarta Pusat, komunitas ini menggelar festival kultur sepak bola yang mempertemukan para kolektor, pelaku industri, hingga penggemar. 

Ketua Komunitas Jersey Jakarta, Alam, menceritakan bahwa wadah ini terbentuk sejak Agustus 2016. Berawal dari sekadar kumpul sesama pecinta jersey dan agenda fun football, kini komunitas tersebut telah tumbuh pesat.

"Saat ini member di grup Facebook kami mencapai hampir 3.000 orang, dengan sekitar 500 anggota aktif yang rutin ikut fun football setiap dua bulan sekali," ujar Alam dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Sabtu 25 Juli 2026. 

Menariknya, komunitas ini memiliki aturan ketat saat bermain bola, yakni dilarang saling tarik jersey

"Aturan utama kami tidak boleh tarik-tarikan jersey karena itu bisa merusak koleksi original. Tidak boleh main kasar," tambahnya. 

Bagi para anggota, mengenakan jersey original saat bertanding memberikan kepuasan dan atmosfer tersendiri. Penyelenggara menghadirkan pameran puluhan jersey vintage langka yang memiliki nilai sejarah tinggi, serta bazar merchandise unik.

Danang, selaku penyelenggara dari Good Folks Edition, menjelaskan bahwa pihaknya ingin menciptakan ekosistem yang lebih berdampak. Dengan menggandeng konten kreator dan pengamat sepak bola (pandit), acara ini dirancang untuk menaikkan level kegiatan komunitas.

"Kami tidak ingin sekadar nobar biasa. Kami ingin menciptakan ekosistem di mana ada aktivasi seperti open mic dari pandit hingga kolaborasi dengan konten kreator. Ini bisa menjadi contoh bahwa nobar bisa dikelola secara maksimal dan profesional," kata Danang.

Di balik kain-kain jersey yang dipamerkan, tersimpan potensi ekonomi yang menjanjikan. Ahmad dari Nalar Sport menyebutkan bahwa jersey sepak bola kini telah menjadi komoditas investasi.

"Industri sepak bola harus dibangun, termasuk dari sisi jersey-nya. Ini adalah komoditas bernilai. Beberapa jersey langka harganya bisa menembus jutaan rupiah dan menjadi nilai investasi," jelas Ahmad. 

Ia mencontohkan, jersey tim finalis seperti Spanyol atau Argentina akan mengalami lonjakan harga yang signifikan setelah turnamen berakhir.

Agung, salah satu anggota komunitas, mengaku sangat menikmati ruang yang disediakan. Menurutnya, melalui komunitas ini ia bisa menyalurkan hobi mengoleksi jersey Argentina dan Newcastle United miliknya, sekaligus memperluas relasi dan pengetahuan tentang jersey lawas yang sulit ditemukan di pasaran.

Melalui berbagai aktivitas seperti pameran, bazar, hingga fun football, Komunitas Jersey Jakarta berhasil mengubah momen pertandingan sepak bola menjadi ruang silaturahmi yang hangat.

Kegiatan ini membuktikan bahwa kultur sepak bola di Indonesia terus tumbuh secara kreatif, tidak hanya menghidupkan industri pendukung tetapi juga mempererat hubungan antar-penggemar melalui kegemaran yang sama terhadap jersey.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X