PT Foodindo Dwivestamas dan PT DKV Printing Indonesia Resmi Beroperasi di KEK Kendal

23 July 2026 14:15

Kendal: Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal kembali mencatatkan capaian investasi dengan mulai beroperasinya dua perusahaan baru, yakni PT Foodindo Dwivestamas dan PT DKV Printing Indonesia. Total nilai investasi kedua perusahaan tersebut mencapai sekitar Rp918 miliar.

PT Foodindo Dwivestamas mengoperasikan fasilitas produksi baru senilai Rp190 miliar. Pabrik yang beroperasi 24 jam itu memiliki kapasitas produksi hingga 1.000 ton per tahun. Ditargetkan memenuhi kebutuhan pasar domestik serta memperluas ekspor ke Arab Saudi dan Dubai.

Sementara itu, PT DKV Printing Indonesia, bagian dari BSN Group, mulai beroperasi dengan investasi sebesar Rp728 miliar. Perusahaan yang bergerak di bidang percetakan dan kemasan premium itu memiliki kapasitas produksi hingga 500 ribu boks per hari atau sekitar 180 juta boks per tahun untuk memasok sekitar 400 merek global.

Eksekutif Direktur KEK Kendal, Juliani Kusumaningrum, mengatakan kedua perusahaan diproyeksikan menyerap ratusan tenaga kerja lokal. PT DKV Printing Indonesia diperkirakan mempekerjakan sekitar 500 pekerja, karena menggunakan teknologi tinggi. Sedangkan PT Foodindo melengkapi ekosistem industri pengolahan makanan di Jawa Tengah.

"Dua perusahaan ini yang satu PT DKV Printing Indonesia, dia merupakan salah satu ekosistem dari industri fesyen. Jadi label-label untuk sepatu, baju, aksesoris, dan yang lainnya. Termasuk juga RFID card. Dan dari perusahaan DKV ini sebenarnya pelengkap untuk ekosistem Jawa Tengah. Dari PT DKV ini ada sekitar 500 orang karena berteknologi tinggi, dan satu lagi PT Foodindo. Foodindo ini merupakan food seasoning. Jadi food seasoning ini juga merupakan salah satu yang cukup diminati untuk di Jawa Tengah," kata Juliani Kusumaningrum, dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Kamis 23 Juli 2026. 

Untuk menarik lebih banyak investor, KEK Kendal telah menyiapkan infrastruktur pendukung. Mulai dari pasokan air bersih, fasilitas pengolahan limbah dan daur ulang air, jaringan gas, listrik, hingga telekomunikasi yang terintegrasi. Selain itu, kawasan ini juga menawarkan berbagai insentif investasi, seperti tax holiday, tax allowance, pembebasan PPN, serta bebas bea masuk dan pajak impor.

Pengelola KEK Kendal berharap bertambahnya perusahaan yang beroperasi dapat memperkuat rantai pasok industri, menciptakan nilai tambah, serta mendorong pertumbuhan industri dan perekonomian nasional.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X