13 January 2026 09:33
Duka mendalam masih menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Bangunan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Pidie Jaya hanyut tersapu banjir bandang yang menerjang wilayah tersebut pada akhir November 2025 lalu. Akibatnya, kini para siswa terpaksa menjalani kegiatan belajar mengajar di musala desa dengan kondisi serba terbatas.
Pantauan di lokasi menunjukkan para siswa tetap menunjukkan semangat belajar meski harus duduk lesehan di lantai musala Desa Seunong. Tidak ada lagi ruang kelas yang nyaman, meja, maupun bangku sekolah yang bisa mereka gunakan untuk menimba ilmu.
Salah seorang murid, Balqis Uhaira, mengungkapkan kesedihannya saat mengenang sekolahnya yang kini sudah rata dengan tanah. Ia berharap pemangku kebijakan segera untuk membangun kembali sekolah mereka agar kegiatan belajar mengajar dapat normal seperti sediakala.
"Sekolah saya sudah dibawa arus sungai. Saya sangat sedih melihat sekolah saya hancur. Harapan saya ke depan, ada sekolah yang baru lagi seperti biasa," ungkap Balqis dengan nada lirih.
| Baca juga: Sekolah Masih Berlumpur, Siswa SD di Bireuen Terpaksa Belajar di Masjid |