17 March 2026 22:49
Suatu ketika, Umar bin Khattab mengadu kepada Rasulullah karena merasa Abu Bakar tidak pernah mengawali ucapan salam kepadanya. Umar sempat mengira dirinya memiliki kesalahan tersembunyi yang membuat Abu Bakar bersikap demikian.
Saat diklarifikasi oleh Rasul, Abu Bakar membenarkan hal tersebut namun mengungkapkan alasan yang sangat mulia. Ia sengaja membiarkan Umar mengucap salam lebih dulu agar sahabatnya itu mendapatkan ganjaran berupa istana di surga.
Mendengar pengakuan tulus tersebut, Umar pun langsung tersungkur dan meminta maaf karena telah berprasangka buruk. Kisah mengharukan ini menjadi bukti nyata bagaimana Abu Bakar selalu mendahulukan kebaikan bagi saudaranya dibandingkan dirinya sendiri.
Hikmah dari peristiwa ini sangat sejalan dengan esensi puasa Ramadan, yakni melatih pengendalian hawa nafsu dan prasangka. Percayalah bahwa membiasakan prasangka baik akan selalu membawa ketenangan, sedangkan prasangka buruk tidak akan pernah mendatangkan kebahagiaan.