22 January 2026 09:55
Sebuah minibus tertabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Jalan Abdul Hamid, Kota Tebing Tinggi, pada Rabu, 21 Januari 2026, sore. Kendaraan tersebut datang dari arah Sungai Sigiling menuju Bagelen saat kereta api Sri Bilah Utama jurusan Rantau Prapat-Medan melintas.
Warga di sekitar lokasi sebenarnya sudah mencoba meneriaki pengemudi untuk berhenti karena posisi kereta yang sudah sangat dekat. Namun, peringatan itu diduga tidak terdengar sehingga benturan tidak dapat dihindari hingga minibus terseret sejauh 500 meter di sepanjang rel.
Tragedi ini mengakibatkan delapan penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian akibat kondisi kendaraan yang rusak berat. Satu orang penumpang lainnya sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis, tapi nyawanya tetap tidak tertolong saat menjalani perawatan medis.