PT KAI Batal Impor KRL dari Jepang, Dirut: Kita Dukung Industri Nasional

Kautsar Widya Prabowo • 6 November 2026 08:12

Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan tidak akan mengimpor kereta rel listrik (KRL) bekas dari Jepang. KAI berkomitmen menggunakan rangkaian kereta baru sekaligus mendukung penguatan industri perkeretaapian nasional.

"Kita enggak impor bekas. Pokoknya buat rakyat, harus yang baru," kata Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin usai menghadap Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis, 5 November 2026.

Bobby mengatakan pengadaan rangkaian KRL baru akan melibatkan industri dalam negeri, salah satunya PT Industri Kereta Api (INKA). Sementara itu, kerja sama dengan pihak luar negeri tetap dimungkinkan, tetapi harus melibatkan industri nasional.

"Salah satunya nanti sebagian ke INKA. Wajib mendukung industri dalam negeri. Luar negeri harus kerja sama sama dalam negeri," ujarnya. Bobby menyebut kebutuhan pengadaan KRL baru mencapai 23 train set. Dari jumlah tersebut, sebanyak delapan train set menjadi kebutuhan mendesak untuk segera dipenuhi.

"Kita akan percepat dua sampai tiga tahun. Dua puluh tiga train set baru," ungkap Bobby.

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X