NEWSTICKER

Temuan 2 Unsur Pidana Baru, Bareskrim Polri Kembali Periksa Dua Petinggi ACT

15 July 2022 17:34

Tim Penyidik Bareskrim Polri kembali periksa dua petinggi ACT, Jumat (15/7/2022). Pemeriksaan ini adalah pemeriksaan keenam kalinya. Pemeriksaan masih berkaitan dengan pengelolaan dana yang dilakukan oleh para petinggi dan pengurus ACT yang berdiri hingga sampai saat ini. Dilakukan pemeriksaan kepada mantan presiden ACT, Ahyuddin dan Presiden aktif ACT, Ibnu Khajar. Selain itu, para pengurus ACT juga akan diperiksa penyidik.

Sementara itu hasil pemeriksaan sejauh ini belum disampaikan, melihat kasus ini sudah masuk sepekan pemeriksaan terhitung dari Jumat, 8 Juli 2022 lalu. Namun, sejauh ini status dari kasus ini sudah dinaikan dari penyelidikan menjadi tahap penyidikan. Hal ini dikarenakan, pihak penyidik Bareskrim Mabes Polri menemukan ada sejumlah unsur pidana yang diduga dilanggar. 

Selama peridose 2010-2020, ACT telah mengumpulkan dana sebesar Rp1,9 triliun. Dana yang diduga diselewengkan sebesar lebih dari Rp 480 miliar, berasal dari tiga sumber dana yakni dana donasi masyarakat, Global Islamic Philanthropy dan dana donasi untuk ahli waris korban Lion Air.  Penyidik disebut telah mengantongi nama tersangka dan akan mengumumkannya.