3 February 2026 00:45
Memasuki hari ke-10 operasi penanganan bencana longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat kembali menerima tambahan kantong jenazah dari tim SAR gabungan, Senin 2 Februari 2026.
Kabid Dokkes Polda Jabar, Kombes Pol Iwansyah, mengonfirmasi pihaknya menerima tujuh kantong jenazah baru pada hari ini. Rinciannya terdiri dari enam jenazah dalam kondisi utuh dan satu kantong berisi bagian tubuh (body part).
"Total hingga saat ini kami sudah menerima 83 kantong jenazah. Sebanyak 58 korban berhasil teridentifikasi, sedangkan 25 jenazah lainnya masih dalam proses pemeriksaan post-mortem dan ante-mortem," jelas Kombes Pol Iwansyah.
Terkendala Kondisi Jenazah
Iwansyah mengakui proses identifikasi kini menghadapi tantangan yang lebih berat. Kondisi jenazah yang ditemukan belakangan umumnya tidak utuh atau sulit dikenali melalui pemeriksaan fisik primer maupun sekunder. Oleh karena itu, tim DVI harus mengandalkan metode pencocokan tes DNA yang memakan waktu lebih lama.
Pihak kepolisian mengimbau keluarga korban yang masih merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera memperbarui data informasi pendukung di Posko DVI.
"Disarankan pengambilan sampel DNA dilakukan oleh anggota keluarga yang memiliki hubungan kekerabatan paling dekat (ayah, ibu, atau anak kandung) untuk memudahkan pencocokan," imbaunya.