Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemda Gunungkidul Gelar Aksi Bersih-Bersih Pantai

6 June 2026 17:56

Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap 5 Juni, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar aksi nyata berupa korve bersih-bersih pantai. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Sundak, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi "Alam Lestari" dan mendukung pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism).

Aksi bersih pantai ini tidak hanya sekadar seremoni, tetapi juga menjadi momentum peluncuran Gerakan Indonesia Asri di wilayah Gunungkidul. Gerakan ini mencakup tiga pilar utama, yaitu pengelolaan sampah, penataan ruang publik, dan program penghijauan, khususnya di kawasan wisata pantai yang menjadi primadona kunjungan wisatawan di Yogyakarta.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh pimpinan daerah ini melibatkan kolaborasi luas dari berbagai pihak, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gunungkidul, TNI, Polri, Tim SAR, BUMD, hingga mitra perbankan dan masyarakat pesisir. Para peserta menyisir sepanjang bibir pantai, area pelaku UMKM, hingga kantong parkir kendaraan untuk memungut sampah yang berserakan dan menyalurkannya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Dalam kesempatan tersebut, Pemda Gunungkidul juga memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada kelompok masyarakat yang dinilai berhasil dalam mengelola sampah secara mandiri melalui Bank Sampah. Selain itu, diserahkan pula bantuan simbolis berupa bibit tanaman seperti cemara udang serta tempat sampah melalui program CSR dari PDAM Tirta Handayani dan mitra perbankan.
 

Baca juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Polda Riau Tanam 1.000 Bibit Mangrove

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menekankan pentingnya edukasi bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk menjaga kebersihan secara rutin. Pokdarwis diimbau untuk melakukan aksi bersih-bersih minimal seminggu sekali, terutama saat nelayan tidak melaut, demi memastikan kenyamanan wisatawan.

"Kami meminta kepada Pokdarwis secara khusus memang harus greteh (rajin mengingatkan) kepada wisatawan yang membawa makanan untuk diedukasi membuang sampah di tempatnya," jelas Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kutariningsih yang dikutip Metro Pagi Primetime pada Sabtu 6 Juni 2026.

Dengan lingkungan pantai yang bersih dan asri, diharapkan angka kunjungan wisata ke Gunungkidul dapat terus meningkat. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga kelestarian alam agar terus memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan secara jangka panjang bagi masyarakat setempat.

Aksi ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta lingkungan di tengah masyarakat dan membangun kesadaran bersama bahwa kebersihan adalah daya tarik utama dalam industri pariwisata.

(Anggie Meidyana)